Muhasabah

Risalah Subyektifitasku

Aku, secara tak sengaja, membaca sebuah kisah pedih seorang lelaki yang begitu mencintai dia, sang terkasih yang sudah secara khusus lelaki itu cintai dengan sepenuhnya. Memang, aku juga tidak begitu yakin bahwa perasaan yang dimiliki oleh lelaki itu cinta atau bukan. Namun, di sini, aku tidak ingin berpolemik jauh. Mendebatkan definisi dan juga terminologinya. Tidak. […]

Angka Dua Puluh Dua

usia sudah 22 tahun. jika merenungi angka ini, akan teringat dengan waktu tempuh yang dibutuhkan agar Al-Qur’an itu rampung. 22 tahun, 2 bulan, 22 hari. dan perfect! dibuka dengan iqra’ ditutup dengan alyauma akmaltulakum dinnukum. dibuka dengan gemetarnya badan Muhammad, dan ditutup dengan orasi menggugah di hajatul wada’. diawali dengan perasaan sempit-menghimpit-perih-pedih-merintih, dan diyakini dengan iman, bahwa risalah ini […]

Puisi Syaikh Ahmad Yassin.

Subhanallah, Allahu Akbar…   Wahai Syeikh yang lembut hati betapa indahnya cara Engkau menyambut mati Kau bela sepenuh hati solat berjama’ah sesuai sunnah Nabi beri’tikaf pula Engkau di masjid yang suci lalu semalaman jiwamu berdiri menghadap Rabbul ‘Izzati kemudian Engkau sahur untuk puasa mensucikan hati solat subuh pula Engkau di pagi hari sampai tibalah waktu […]

muhasabahtun nafs…

pada periode ini, disebuah perlintasan waktu dimana seluruh amanah dakwah ku telah sampai ke pertengahan kepengurusan; baik di wajiha non tandzhim dan juga di struktural tandzhim, tentu meminta sebuah evaluasi (muhasabah) yang mendalam. karena segala aktifitas amal-amal islami, bil khusus amal-amal siyasiy, telah sebegitu berkelindannya dalam menguras sisi-sisi ruhiyah, fikriyah, jasadiyah, dan juga maaliyah… selama […]

NtMS (Note to My Self)

“Kalau sekiranya sabar dan syukur itu dua kendaraan, aku tak tahu mana yang harus aku kendarai…” (Umar bin Khattab). itulah kuncinya… jika kita mampu sabar melihat realita yang ada dihadapan kita, maka kemenangan akan menghampiri… Dan, jika kita mampu bersyukur terhadapn kondisi yang merajai, insya Allah… hati ini mantap. sabar sekaligur syukur.. syukur tanda kesabaran.. […]

dear god..

maaf, atas hari-hariku yang berjalan hambar dan tanpa makna. gak benar-benar menjalankan apa yang engkau mau. gak benar-benar perduli dengan segala perhatianmu. gak benar-benar tau apa maumu. maaf.   maaf atas kesibukanku yang alpa mengingatmu. ada banyak agenda di depan mataku. ada banyak mimpi di ujung karirku. ada banyak cita-cita di dekat hidupku. aku benar-benar […]

tentang sedekah…

setelah mengepak barang,menyisir rambut,dan berkaca dengan terlebih dahulu membaca do’a “allahumma kama hasanta kholqi fahasin kholuqi” yang mana merupakan wujud syukur ane kepada sang pemberi rupa yang tampan ini, kemudian berjalan menelusuri jalan gang yang bernama gang tamyis.. kemudian ane duduk sambil menunggu bis menuju muara enim datang menjemput,dan mengamati keadaan sekitar yang tampak ramai,ramai […]